4 Sep 2012

Ke Gili, Sebaiknya "Nginap" Saja...


Gili Trawangan, IndonesiaSarana akomodasi dan transportasi menjadi keniscayaan yang harus dipenuhi oleh daerah tujuan wisata, seperti obyek wisata tiga gili (pulau kecil): Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, yang masuk wilayah Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Sarana-sarana itu agaknya tersedia, relatif mudah, dan murah dengan lumayan banyak pilihan jika para pelancong bertandang ke sana.

Dari Terminal Bus Mandalika, Mataram, ibu kota NTB, Anda bisa menumpang angkutan umum menuju Lombok Utara, lalu turun di Pelabuhan Bangsal, Desa Pemenang, pintu masuk menuju pulau-pulau itu. Ongkos dari Mandalika ke Bangsal sebesar Rp 15.000 per orang.

Memang ada angkutan umum jurusan Lombok Utara, yang mengetem di timur Bandara Selaparang, dengan ongkos lebih murah, Rp 10.000 per orang, sampai Pelabuhan Bangsal yang ditempuh sekitar 40 menit dari Mataram. Hotel-hotel di Mataram juga menyediakan mobil sewaan antara Rp 400.000 dan Rp 600.000 per hari.

Gili Trawangan, IndonesiaDalam perjalanan ini, Anda bisa memilih jalur hutan atau pinggiran pantai. Kalau memilih rute hutan, Anda akan menerabas kawasan hutan Pusuk, habitat komunitas kera abu-abu di pinggir jalan yang menanti para pengendara dan penumpang angkutan umum melempar makanan (roti, pisang, dan lain-lain) buat mereka. Wisatawan singgah di sini memberi makan monyet-monyet itu seraya mencicipi air tuak manis dan durian.

Jika Anda memilih jalur pinggiran pantai, maka begitu masuk kawasan Senggigi, di sisi kiri Anda adalah panorama indah laut biru dan langit biru. Di kejauhan, Gunung Agung di Pulau Bali terlihat jelas. Suasananya sunyi... dan Anda bebas berhenti di mana saja di sejumlah pantai sunyi penuh pohon kelapa itu, lalu nyemplung, basah kuyup menyusuri pasir putih dengan air asin setinggi dengkul....

Selagi musim durian, harga durian Rp 15.000-Rp 30.000 per biji. Satu botol air tuak manis—ukuran 1 liter dan 600 mililiter botol minuman kemasan—dijual Rp 2.500-Rp 5.000. Di beberapa tempat di kawasan ini dapat dilihat proses membuat gula merah, malah diproduksi dalam bentuk briket (sebesar permen), yang biasanya dikonsumsi para olahragawan. Satu kotak kemasan briket gula merah dijual Rp 25.000.

Gili Trawangan, IndonesiaMenuju "Gili"

Di Bangsal sudah menunggu boat angkutan umum penyeberangan ke tiga gili. Harga tiket yang dibeli di kantor koperasi pengelola angkutan itu tergolong murah, yakni Rp 10.000 per orang untuk jurusan Trawangan, Rp 9.000 ke Meno, dan Rp 8.000 ke Gili Air. Maksimal terisi 25 penumpang. Untuk berlayar dari Bangsal ke Trawangan dengan boat, waktu yang diperlukan sekitar 45 menit, ke Meno 30 menit, dan ke Air 20 menit.

Kalau enggan berdesak-desakan, ada yang bisa dicarter, tentu tarifnya lebih mahal. Tarif sekali jalan Bangsal-Trawangan Rp 185.000, Meno Rp 165.000, dan ke Air Rp 150.000. Andaikan tidak berniat bermalam, bolehlah mencarter boat seharga Rp 450.000 untuk menyinggahi tiga gili itu barang sebentar.

Perjalanan pun bisa ditempuh dari obyek wisata Senggigi dengan mencarter boat berkapasitas dua-empat orang yang tarifnya Rp 350.000, sedangkan yang kapasitasnya 10 orang harga sewanya Rp 550.000 pergi-pulang. Perjalanan pergi rute Senggigi-Trawangan sekitar 60 menit, atau lebih singkat ketimbang perjalanan pulang rute Trawangan-Senggigi yang mencapai 1,5 jam karena boat melawan arus laut.

Gili Trawangan, IndonesiaSejalan dengan gencarnya pariwisata tiga gili ini, banyak kapal cepat yang melakukan penyeberangan langsung dari Bali, yaitu dari Padangbai dan Nusa Lembongan yang ongkosnya Rp 450.000-Rp 550.000 per orang, dengan lama perjalanan sekitar dua jam.

Penginapan di tiga gili ini juga banyak pilihan, dengan tarif yang beda-beda tipis, meski wisatawan cenderung menginap di Gili Trawangan yang fasilitas penginapan, transportasi, keperluan menyelam, snorkling, sampai barang cendera mata lebih lengkap. Biasanya wisatawan yang ingin menyelam dan snorkling melaju dari Trawangan ke Meno dan Air karena ada boat yang rutin pagi-sore melayani jalur Trawangan, Meno, dan Air pergi-pulang.

Di Trawangan

Gili Trawangan, IndonesiaDi Trawangan, bagi yang berkantong tebal, tersedia hotel berbintang yang sewanya Rp 1,5 juta semalam atau penginapan menengah yang sewanya Rp 500.000-Rp 600.000 per malam. Paling murah adalah penginapan berstandar melati dengan tarif murah Rp 100.000 hingga Rp 150.000 semalam, plus layanan gratis snack serta segelas kopi dan teh manis pada pagi hari.

Habis sarapan, silakan melakukan snorkling dan tidak perlu membawa alat sendiri karena maskernya banyak disewakan seharga Rp 50.000 sehari. Begitu pun bila menyelam, Anda cukup menyediakan Rp 600.000 untuk membayar sewa alat selam berikut instrukturnya.

Puas menyaksikan pemandangan bawah laut, program berikutnya adalah jalan kaki mengitari tuntas pulau-pulau kecil itu selama satu jam. Kalau malas jalan kaki, cukup dengan merogoh saku untuk sewa sepeda Rp 50.000 per jam dan Rp 75.000 per hari. Menumpang cidomo (kendaraan dokar dengan roda ban mobil) adalah alternatif lain jalan-jalan menyusuri pinggir pantai Gili Trawangan (seluas 338 hektar) atau Gili Air, sekali jalan biayanya Rp 80.000 dan Rp 50.000.

Gili Trawangan, IndonesiaSoal makan, sesuai dengan modal yang ada di kantong, ada restoran yang menyediakan aneka makanan laut seharga ratusan ribu. Namun, ada pula warung yang menyediakan nasi campur dengan lauk-pauk ala kadarnya, cukup merogoh kocek Rp 10.000-Rp 15.000.

Yah... tidak salah kalau memasukkan Lombok, dan tiga gili khususnya, dalam daftar acara liburan Anda dan keluarga. Sarana, akomodasi, dan biaya yang dikeluarkan relatif mudah dan murah. Berlibur dan menginap di tiga gili itu mungkin juga bisa mengendurkan saraf karena berbagai persoalan…. ()
Anda bebas berhenti di mana saja... lalu nyemplung, basah kuyup menyusuri pasir putih dengan air asin setinggi dengkul....

3 Sep 2012

Tips & Trik Liburan Murah di Lombok!

Gili Trawangan
Keelokan Pantai Gili Trawangan
Gili Trawangan merupakan Gili (pulau) terbesar diantara tiga gili lainnya, yaitu Meno dan Air. Gili Trawangan terletak paling jauh dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pemandangannya masih sangat alami dan sering disebut- sebuat sebagai surga yang baru terbangun dari tidurnya. Penasaran? Buat teman- teman yang ingin backpacking kesana bisa nyoba perjalanan cerita ini deh.
Cara pertama yang dapat anda pilih jika dari Jawa: (1) Bisa naik kereta tujuan Surabaya, lalu lanjutkan dengan naik travel tujuan Mataram. (2) Terbang langsung dari Bandara Internasional Soekarno- Hatta dengan Garuda Indonesia tujuan Ampenan (Bandara Internasional Selaparang, Mataram). (3) Terbang ke Denpasar dengan low cost airlines (Air Asia, Batavia, dan Lion Air) dilanjutkan terbang dengan Garuda Indonesia dari Denpasar tujuan Mataram. (4) Terbang ke Denpasar dengan low cost airlines, dilanjutkan dengan perjalanan darat menggunakan Bus dari terminal Ubung tujuan Mataram (terminal Mandalika). (5) Terbang ke Denpasar dengan low cost airlines, dilanjutkan dengan naik angkot dari terminal ubung tujuan Pelabuhan Padang Bai, kemudian naik Ferry tujuan Lembar.
Oke, apapun jalan yang dipilih untuk mencapai Pulau Lombok, semuanya tergantung biaya anda. Namun, bagi saya perjalan yang merogoh kocek tidak terlalu dalam, aman, dan sangat nyaman, yaitu cara nomor (5). Anda bisa memilih waktu liburan yang pas. Jika ingin kesana saat Libur tahun baru periode Desember- Februari, maskapai Air Asia selalu menyediakan promo jauh- jauh hari sebelum hari keberangkatan. Promo tiketnya bisa mencapai Rp 149.000,00 loh, jadi jangan sampai lewatkan kesempatan itu. Oya, Lion Air juga biasanya menjual tiket promo yang mencapai Rp 359.000,00. Nah setelah memesan tiket, saat keberangkatan, anda diharuskan membayar pajak Bandara Soekarno- Hatta sebesar Rp 40.000,00.
Dalam perjalanan terbang ke Denpasar, saya sarankan anda untuk memilih waktu terbang kira- kira pukul 14.00- 15.00 WIB dari Cengkareng. Mengapa? Karena anda bakal menemukan keindahan yang tak terlupakan saat mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar. Lama penerbangan sekitar 1,5 jam. Saat hampir mendarat di landas pacu arah barat- timur, kamu bisa melihat Pura Uluwatu detemani sunset yang menakjubkan, selain itu juga bisa melihat Pantai Kuta dan Jimbaran. Jika pesawat mendarat dari landas pacu arah timur- barat, anda bisa melihat Pulau Serangan (Turtle Island) dari atas juga ditemani dengan sunset yang indah. Tips I: saat check- in di Bandara Soekarno- Hatta “Mintalah kepada petugas check-in agar kursi anda ditempatkan di sebelah jendela pesawat.”
Nah, sesampai di Bandara Ngurah Rai, anda bisa langsung keluar dari bandara untuk mencari taksi atau bersantai sejenak. Mengapa tidak menggunakan taksi bandara? Ya, karena tarifnya juga mahal. Jadi, untuk mencari taksi lain anda haru berjalan sedikit keluar bandara untuk mendapatkan taksi seperti Blue Bird. Jika anda melakukan traveling berempat, kamu akan mendapat harga termurah. Biaya taksi dari bandara ke terminal ubung sekitar Rp 50.000,00-an. Jadi, berempat bisa bayar per orang cuma Rp 12.500,00. Sesampainya di Terminal Ubung, anda bisa memilih angkot tujuan Pelabuhan Padang Bai, biayanya Rp 10.000,00. Di Padang Bai, belilah tiket penyebangan Ferry dengan harga Rp 35.000,00. Tips II: “Belilah makanan dari pelabuhan atau terminal ubung, karena harga makanan di Ferry bisa dua atau tiga kali lipat harga aslinya.”
Lama perjalanan menggunakan Kapal Ferry sekitar 4- 5 jam (Jadi anda akan sampai di Lombok saat pagi hari, waktu yang sangat tepat untuk melanjutkan perjalanan darat). Dalam perjalan yang lama ini anda berkesempatan untuk beristirahat dengan bersantai di dek kapal, atau tidur- tiduran di kursinya yang panjang. Jika anda beruntung, anda bisa melihat kawanan lumba- lumba yang sedang berimigrasi di Selat Lombok ini. Dalam perjalanan, kapal akan melintasi pulau- pulau kecil yang ada di dekat Pulau Lombok. Nuansa tropiknya sangat menarik hati. Tips III: “Walaupun membosankan berada lama di dalam kapal, jangan anda lewatkan menjelang 30 menit sebelum kapal berlabuh di Lembar, karena anda akan disuguhi pemandangan yang luar biasa indahnya.”
Saat sampai di Lembar, anda bisa langsung ke Dermaga Bangsal untuk menyebrang ke Gili Trawangan. Ada dua cara: (1) Anda bisa naik angkot dengan tariff Rp 10.000,00 per orang. (2) Anda bisa mencarter taksi dengan tariff Rp 200.000,00. Dalam perjalanan menuju Dermaga Bangsal, anda akan melewati pantai yang sangat terkenal, yaitu Pantai Senggigi. Jangan lewatkan kesempatan ini, anda bisa singgah dulu disini untuk sekadar berfoto- fotoan sebagai kenang- kenangan. Tips IV: “Kalau anda sendiri, pilihlah angkot, jika berempat, lebih baik memilih taksi, walaupun biayanya sedikit lebih mahal, dalam perjalanan anda akan merasa nyaman.
Setelah sampai di Bangsal (kira- kira jam setengah sembilan waktu setempat) anda bisa langsung membeli tiket perahu motor seharga Rp 10.000,00 tujuan Gili Trawangan. Perahu akan berangkat jika jumlah penumpang minimal 20 orang. Jadi, anda perlu sedikit bersabar disini. Dan ini merupakan alternatif termurah yang dapat anda pilih. Jika mau yang lebih nyaman dan tidak sabar menunggu, anda juga bisa mencharter perahu boat seharga Rp 200.000,00.
Lama perjalanan menuju Gili Trawangan sekitar 45 menit dari Dermaga Bangsal. Sebelum mencapai gili terbesar tersebut anda akan melewati Gili Air (gili yang terpadat penduduknya), Gili Meno (sedikit penduduknya dan memiliki danau air asin), baru Gili Trawangan (surga buat snorkeling). Tips V: “Perlu saya garis bawahi, di Gili Trawangan, Air, maupun Meno gak ada yang namanya kendaraan bermotor selain perahu, jadi jangan harap anda akan menemukan taksi disini sebagai sarana transportasi daratnya. Oya, ATM juga gak ada, jadi sebaiknya bawa saja uang”.
Sesampainya di Gili Trawangan, anda akan melihat pasir putih dengan pantai yang airnya berwarna hijau emerald. Mirip banget sama pantai- pantai di Phuket, Thailand, seperti yang kita lihat di film “The Beach”-nya Leonardo DiCaprio. Anda bisa langsung mencari penginapan. Harganya berkisar Rp 150.000,00- Rp 500.000,00. Di Gili Trawangan, anda bisa memilih beragam aktivitas, seperti: membaca novel sambil tiduran di kursi pantai yang terlentang dan ditemani orange juice, bersepeda mengelilingi pulau yang cuma luasnya 2×3 Km2 (tarifnya Rp 75.000,00 per hari atau Rp 20.000,00 per jam), mengelilingi pulau dengan naik Cidomo (kereta kuda khas Lombok dengan tariff Rp 90.000,00 per sekali keliling pulau), diving (tarifnya Rp 500.000,00-an), snorkeling, atau hanya sekadar jalan- jalan sambil menghirup udara tropis pantai.
Saya sendiri lebih memilih snorkeling sambil hunting- hunting foto. Snorkeling, selain biayanya hanya Rp 75.000,00 + pemandunya, anda juga bakal mendapatkan pengalaman seru menikmati terumbu karangnya. Kalau mau tanpa pemandu, harga sewa snorkelnya hanya Rp 25.000,00 per hari sepuasnya. Saya sendiri memilih harga dengan pemandu karena ini adalah pengalaman pertama saya snorkeling. Pertama- tama saya diajarkan teknik menarik napas menggunakan snorkel, lalu berlatih dahulu di pantai sampai lancer. Tidak sulit kok, yang penting anda bisa berenang. Setelah latihan, baru saya di ajak ke pantai bagian timur laut menggunakan perahu motor. Sesampainya di spot, langsung nyemplung deh, ternyata airnya gak dalam kok, sekitar 2 meteran. Tapi, pemandangan karangnya yahud banget. Tips VI: “Snorkelinglah bersama pemandu walau agak mahal, karena anda akan diajarkan sampai bisa, dan anda akan merasa puas setelah diajak bersnorkeling di spot- spot yang menarik.”
Oke, puas dengan snorkeling selama 3 jam-an, saya jadi lapar dan langsung memesan Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung Lombok. Kebetulan lidah saya, memang sangat menyukai makan- makanan super pedas, porsinya sangat banyak, jadi total saya makan sebesar Rp 35.000,00. Setelah makan saya lanjutkan dengan berkeliling sepeda sampai sore dan meningmati sunset dengan latar Gunung Agung di Karangasem, Bali. Jadi, setelah menikmati sunset saya kembali ke penginapan yang saya sewa seharga Rp 150.000,00.
Keesokan paginya saya lebih memilih untuk melanjutkan perjalanan ke pelbagai tempat wisata lainnya di Pulau Eksotik Lombok dengan kembali naik perahu motor menuju Dermaga Bangsal. Seru kan? Buat kamu yang akan liburan, gak usah ragu deh buat ke Gili Trawangan, masa hanya liburan di Jawa sie, hihihii… Oke deh, Selamat mencobanya….

Kapal Cepat Transportasi ke Gili Trawangan, Meno, Air, Nanggu, Gede




Beberapa gili gili yang berada di Kabupaten Lombok Utara dapat dijangkau melalui Pelabuhan Lembar, Bandara Selaparang, Benoa dan Pelabuhan Padang Bai.
Kalau ingin estapet dengan biaya terjangkau bisa ditempuh melalui Padang Bai dengan menyebrang menuju Pelabuhan Lembar, naik menggunakan kendaraan umum menuju terminal Bertais. Dari sini bisa menggunakan kendaraan umum lagi dengan mengambil jurusan Tanjung dengan tarif kira2 10,000an tapi minta supaya diturunkan di Pemenang. Disini banyak parkir Cidomo atau Andong yang siap mengantar anda menuju Pelabuhan Bangsal.
Tiket menuju tiga gili bisa anda dapatkan di konter tiket dengan harga bervariasi tergantung tujuannya, bila anda ingin menyebrang menuju Gili Trawangan perjalanan bisa ditempuh kurang lebih 45 menit, ke Gili Meno 30 Menit sedangkan menuju Gili Air perjalanan selama 25 menit.
Sebagai informasi, bila anda menggunakan boat umum bersiap siap menunggu sampai penumpang berjumlah 20 orang sekali jalan dan boat umum mulai beroperasi dari Jam 8 Pagi sampai dengan 4 sore baik dari Lombok maupun dari masing masing gili. 
Bila sudah sampai di Pelabuhan Bangsal jam 5 sore, anda bisa mencharter boat dengan tarif kurang lebih 250,000,- atau kalau dengan menggunakan Speed Boat ongkosnya sampai dengan 450,000,- sekali jalan.
DARI BALI MENUJU GILI TRAWANGAN
Pelabuhan Benoa di Pulau Bali memberikan alternativ transportasi laut menuju Gili Trawangan dengan jarak tempuh sekitar 2 jam perjalanan dengan menggunakan kapal cepat Blue Water Safari tarifnya sekitar Rp. 650,000,- sekali jalan.

TARIF BOAT KE MASING2 GILIMULAI KEBERANGKATANHARGA
Gili Trawangan8 Pagi - 4 Sore PPRp. 10,000
Gili Meno8 Pagi - 4 Sore PPRp. 8000
Gili Air8 Pagi - 4 Sore PPRp. 5000

Pantai Sunset Terindah di Pulau Bali

Selain Pantai Kuta, ada pantai Dreamland, pantai Jimbaran dan Uluwatu yang merupakan lokasi sunset indah di pulau Bali.Sunset atau matahari terbenam memang menawarkan panorama alam yang begitu indah dan memanjakan mata bagi yang memandang.Untuk pantai Kuta sudah saya jabarkan di postingan yang lalu, disini saya akan memberi sedikit informasi 3 pantai sunset yang begitu indah di pulau Dewata kita tercinta.
  • Pantai Dreamland 
Pantai yang terletak di kawasan desa Pecatu, kabupaten Badung ini memang menyajikan pemandangan pantai yang berbeda.Bagi anda yang belum pernah kesana, setelah anda melewati obyek wisata Garuda Wisnu Kencana, pandangan anda arahkan ke sisi kanan jalan karena letak pantai ini terdapat di dalam sebuah perumahan elit Pecatu Resort.Dari Denpasar pantai ini bisa anda tempuh hanya dalam waktu 30 menit.

Selain pasir pantainya yang putih lebih putih dari pantai Kuta, pantai ini juga masih relatif alami karena jauh dari jalan raya.Keistimewaan pantai ini juga karena ombaknya yang cocok untuk Surfing.Bila anda berlibur kesini cobalah sewa papan surfing mini yang telah disediakan dengan harga yang cukup terjangkau.
Bagi anda yang hobi bermain Golf di kawasan pantai Dreamland ini juga terdapat komplek lapangan Golf dengan 18 hole.Di lokasi ini juga tengah dilakukan pengembangan Rumah Sakit Internasional dan Mall.Untuk tiket masuknya sendiri anda cukup merogoh kocek sebesar 5.000 perak untuk motor, murah sekali kan!.Bagi yang hobi belanja tidak usah kuatir karena di sana juga terdapat toko-toko yang menjual oleh-oleh khas Bali meskipun tidak selengkap seperti di Pasar Sukowati.
Sedangkan bagi anda yang Backpacker atau mempunyai dana terbatas disana juga terdapat warung yang menjual nasi bungkus dengan harga murah cuma 5.000 perak, yah lumayan buat isi perut.Saran saya bila anda berencana berjemur di sini atau di pantai lain usahakan menggunakan tabir surya atau Sun Block untuk menghindari kulit dari sinar matahari agar tidak terbakar.
  • Pantai Uluwatu.
Lokasi pantai yang satu ini searah dengan lokasi obyek wisata GWK dan pantai Dreamland.Dari pantai Dreamland anda terus saja kearah Barat Daya, sekitar 10 menit perjalanan anda pasti sudah sampai disana.Disamping saat sunset yang begitu indah, keunikan lain dari pantai Uluwatu ini adalah terdapatnya Pura diatas karang yang menjorok ke laut.Pura itu juga dinamakan seperti pantainya yaitu Pura Uluwatu.
Pura Uluwatu berdiri diatas karang besar yang tetap kokoh meskipun dihantam ombak besar setiap saat.Disana anda bisa melihat pemandangan sunset yang begitu indah tanpa terhalang oleh apapun.Dengan tiket masuk cuma Rp.3.000 per orang anda akan dimanjakan dengan panorama alam yang luar biasa.

Di Pura Uluwatu sendiri terdapat banyak Kera yang hidup bebas disekitar pura.Bila anda kesana saran saya agar tidak membawa atau memakai aksesoris yang berlebihan, karena kera-kera disana cukup jahil dan tidak takut dengan manusia.Kera-kera yang dianggap sebagai penunggu pura tersebut oleh masyarakat sekitar itu perlu anda waspadai karena biasanya kalau anda lengah barang bawaan anda bisa diambil atau dirampas oleh mereka.

Kombinasi menarik antara panorama sunset, kemistisan pura dan kejahilan kera penghuni pura tersebut membuat lokasi ini banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun manca negara.Seperti obyek wisata lainnya, di kawasan pantai Uluwatu juga terdapat toko-toko yang menjual oleh-oleh khas Bali.Berbeda dengan di Pasar Sukowati yang banyak sekali penjaja souvenir yang agak memaksa wisatawan untuk membeli barang dagangannya,di pantai Uluwatu ini tidak demikian, mungkin karena lokasinya yang ada didekat pura sehingga membuat semua orang untuk menghormatinya.
  • Pantai Jimbaran

Pantai ini terletak di Desa Jimbaran kabupaten Badung.Lokasinya sebelum pantai Dreamland bila anda berangkat dari Denpasar.Pasir pantainya yang putih memang cocok untuk berjemur.Disamping keindahan sunset ,pantai Jimbaran juga menyajikan sebuah tempat makan malam di pinggiran pantai dengan menu seafood dan diiringi alunan musik tradisional.Terdapat juga pusat pelelangan dan pasar ikan terbesar di pulau Bali.

Disana juga tempat berkumpulnya nelayan yang berlabuh.Pada saat matahari terbenam sambil menikmati hidangan di pinggir pantai anda bisa melihat pemandangan sunset dan lampu-lampu hotel yang berada di tebing-tebing di selatan pantai serta menyaksikan pesawat yang akan landing dan mengudara di Airport Ngurah Rai.
Semoga postingan ini menjadi referensi yang berguna bagi anda yang akan berlibur ke pulau Bali.

Pantai Jimbaran, Sunset dan Dinner Romantis di Tepi Pantai

Pantai Jimbaran, salah satu pantai dengan pemandangan sunset di Bali memang menyuguhkan pemandangan alam yang unik.Lokasi pantai ini terletak di Desa Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.Jaraknya cukup dekat dengan kota Denpasar sekitar 30 menit perjalanan dan 10 menit dari bandara Ngurah Rai melalui jalan By Pass Ngurah Rai ke arah selatan bila tidak terjadi kemacetan.


Pantai Jimbaran juga dekat dengan pantai Kedonganan yang merupakan pusat pelelangan ikan di Bali.Jadi disini anda bisa membeli berbagai jenis ikan hasil tangkapan para nelayan tradisional dengan harga relatif murah.Oleh karena itu di sepanjang pantai tersebut banyak terdapat restoran seafood yang menawarkan berbagai hidangan laut seperti ikan bakar, cumi-cumi, lobster, udang, lengkap dengan es kelapa muda yang segar.
Disana anda bisa menikmati makan malam atau dinner ditemani oleh suasana sunset yang begitu indah yang tidak anda dapatkan ditempat lain.Untuk harga hidangan seafood tersebut bervariasi biasanya dihitung per gram/ons.Jadi anda tidak akan rugi bila berkunjung kesini, selain pemandangan pantainya yang memanjakan mata, lengkap dengan pasir putih dan sunsetnya yang indah membuat anda tidak ingin meninggalkan tempat ini.Bagi anda yang berlibur bersama pasangan, pantai ini sangat cocok untuk anda berdua.Sambil menikmati matahari terbenam anda dapat makan malam di tepi pantai dengan suasana yang sangat romantis.


Untuk akomodasi anda tidak perlu kuatir, karena di sepanjang jalan menuju pantai Jimbaran terdapat banyak hotel berbintang, spa dan villa.Selain dinner dan sunset, di pantai Jimbaran tersebut juga terdapat beberapa wisata air seperti parasailing, selancar dan naik perahu yang cocok bagi anda yang berjiwa petualang.Dengan tiket masuk yang murah sekitar Rp 5.000/kendaraan anda bisa menikmati panorama pantai dengan sepuasnya

Pasar Seni Sukowati : Pusat Oleh - Oleh Khas Bali

Disamping Joger dan toko Agung Bali di tanah Lot, ada lagi tempat belanja yang sangat wajib anda kunjungi yaitu Pasar Sukowati atau Sukawati.Sebagian besar orang atau wisatawan pasti tahu dan pernah ke sana.Pusat oleh-oleh yang berada di Kabupaten Gianyar ini memang sangat terkenal di penjuru pulau Bali bahkan di Indonesia.Pasar ini terletak 20 km dari kota Denpasar dan sekitar 30 menit dari Pantai Kuta.Bila anda berangkat dari Denpasar, pasar Sukowati ini sangat mudah dijangkau,anda tinggal berjalan ke arah timur laut denpasar dan mengikuti petunjuk jalan pasti anda sampai disana.


Pasar seni Sukowati ini ada 3 tempat, pasar Sukowati 1, 2, dan 3.Tapi yang paling ramai dan paling lama berdiri adalah Pasar Sukowati 1, jadi saran saya anda kunjungi pasar tersebut baru anda lanjutkan ke Sukowati 2 dan 3 bila anda masih penasaran, jangan kuatir jarak antara pasar tersebut sangat dekat.
Di pasar ini anda bisa membeli oleh-oleh khas Bali dalam bentuk apapun.Ada kaos, kain, gantungan kunci, ukiran, lukisan, pigura dan sebagainya.Pasar ini buka mulai jam 8 pagi sampai jam  6 sore.Sebaiknya anda belanja kesana pukul 8 - 10 pagi karena biasanya para pedagang baru selesai sembahyang, nah menurut kepercayaan mereka bila berhasil jualan di pagi hari maka akan membawa kelarisan untuk jam-jam berikutnya.


Seperti di pasar-pasar tradisional lainnya, anda disini dianjurkan sekali menawar barang yang dijual kalo bisa tawar sampai 50 % dari harga yang ditawarkan.Ada hal kecil yang agak mengganggu disana yaitu para penjual oleh-oleh keliling yang menawarkan barangnya dengan agak memaksa, tapi bila anda terganggu tidak usah dihiraukan, toh mereka juga cari uang.
Di bagian depan pasar Sukowati ini berjejer toko yang menjual aneka ragam pakaian khas Bali seperti kaos, celana, batik dan lainnya.bila anda masuk kedalam anda akan disuguhkan pajangan barang-barang yang mempunyai seni tinggi seperti ukiran dari kayu, marmer, pahatan dari batu yang sangat khas Bali.
Jadi bila anda berlibur ke Bali kurang lengkap rasanya bila anda tidak mampir kesini khususnya bagi anda kaum hawa yang hobi belanja.......

Pantai Balekambang, Malang

Obyek wisata pantai Balekambang terletak di kota Malang, Jawa Timur tepatnya 45 kilometer sebelah selatan kota Malang. Bila sobat berada di Jawa Timur khususnya di kota Malang sempatkanlah untuk berwisata di pantai ini. Pantai Balekambang menawarkan pemandangan pantai yang masih asri dengan pasir putihnya dan pasir berwarna coklat terang yang membentang sejauh 2 kilometer.
Jalan untuk ke pantai Balekambang sendiri sudah diaspal meskipun ada yang rusak di sebagian sisi jalannya namun sobat tak akan kecewa bila sudah sampai ke pantai ini. Lokasi pantai Balekambang juga dekat dengan pantai Ngliyep dan pantai Sendang Biru sehingga sekali perjalanan sobat bisa mengunjungi 3 pantai sekaligus.
Seperti halnya pantai - pantai di pesisir pulau jawa, pantai Balekambang juga memiliki arus yang deras dan ombak yang cukup besar. Untuk fasilitas di pantai ini lumayan lengkap ada kolam renang, pendopo, tempat parkir, kios souvenir, rumah makan, mushola, bungalow, dan bila sobat yang hobi berkemah di kawasan pantai ini juga tersedia bumi perkemahan.
Di pantai Balekambang ini terdapat 3 buah pulau kecil yaitu pulau Ismoyo, pulau Anoman dan pulau Wisanggeni. Di pulau Ismoyo tersebut berdiri dengan gagah sebuah pura yang digunakan umat hindu daerah tersebut untuk bersembahyang. Pura diatas pulau itu dihubungkan oleh sebuah jembatan beton yang panjangnya sekitar 100 meter dengan lebar 1,5 meter. Di pura yang bernama Pura Luhur Amerta Jati tersebut tiap tahunnya digelar upacara Jalanidhi Puja yang merupakan upacara adat khusus di pantai Balekambang yang diadakan pada bulan Suro penanggalan jawa.

Pantai Balekambang ini mirip Tanah Lot di Bali dengan pura yang berada di atas karangnya. Di sepanjang bibir pantai sobat bisa bermain air ataupun berenang meskipun sebenarnya ada papan pengumuman tentang larangan berenang, tapi namanya wisata pantai kalo gak berenang kurang sipp rasanya. Juga sobat bisa melihat biota laut dan karang  - karang di sepanjang pantai.

Pesona Gunung Bromo, Jawa Timur

Satu lagi obyek wisata yang wajib dikunjungi bila sobat sedang berada di Jawa Timur. Gunung Bromo, mendengar namanya pasti kita akan terbayang suasana gunung yang dingin dengan kabut tebal dan kawah yang indah serta pemandangan matahari terbit yang begitu memanjakan setiap mata yang memandang.

Nama Bromo diambil dari kata Brahma yaitu dewa tertinggi umat Hindu.Gunung ini merupakan gunung berapi yang masih aktif sampai sekarang.Gunung Bromo terletak di empat kabupaten yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang.Gunung ini memiliki ketinggian 2.392 meter dpl. Bentuk fisik gunung Bromo  bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas 10 kilometer persegi yang terdapat sebuah pura ditengahnya. Untuk mencapai kawah gunung Bromo dan lautan pasir gampang - gampang susah. Bila sobat tidak kuat untuk mendaki dengan berjalan kaki sobat bisa menyewa kuda dengan harga Rp 70.000.
Setelah itu sobat akan berhadapan dengan 250 buah anak tangga untuk didaki. Tapi jangan kuatir semua kelelahan sobat akan terbayarkan apabila sudah sampai di puncaknya. Sobat bisa sepuasnya memandang keindahan kawah gunung Bromo yang mengeluarkan asap dan padang pasir yang luas sembari menunggu datangnya matahari terbit bila sobat mendaki saat fajar, begitu indah.
Setahun sekali masyarakat Tengger penghuni kawasan gunung Bromo melakukan upacara Kasodo. Upacara ini diadakan di pura yang berada di kaki gunung Bromo utara dan berlanjut sampai ke puncak gunung Bromo.Upacara ini diadakan setiap malam bulan pernama pada tanggal 14 atau 15 bulan kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan jawa.Jadi bila sobat ingin menyaksikan upacara tersebut, ingatlah tanggal tersebut.
Akses menuju gunung Bromo sendiri relatif mudah. Bila dari kota Surabaya sobat bisa meluncur ke arah selatan menuju Pasuruan.Kemudian sobat belok kearah Tosari trus ke Wonokitri hingga Penanjakan yang kesemuanya itu bisa ditempuh dalam waktu 3 jam perjalanan.
Sekedar tips, siapkan baju hangat yang cukup dan tutup kepala untuk mengurangi suhu dingin, mengingat disana suhu bisa mencapai 0 derajat celcius

Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur

Danau atau yang lebih akrab disebut Telaga Sarangan merupakan salah satu obyek wisata unggulan di propinsi Jawa Timur khususnya kabupaten Magetan. Telaga yang terletak di lereng gunung Lawu (3.265 m) ini memang menyuguhkan pemandangan yang indah tak kalah dengan tempat wisata lain di Indonesia.Karena letaknya di lereng gunung , wajar bila suhu udara di kawasan telaga Sarangan cukup dingin yaitu 18-25 derajat celcius.Telaga Sarangan sendiri terletak pada ketinggian 1000 meter dpl.
Disana sobat bisa mengelilingi telaga dengan menggunakan sepeda air atau perahu boat yang bisa sobat sewa dengan harga yang relatif murah.Untuk akomodasi sobat tak perlu kuatir karena dikawasan wisata tersebut berjejer hotel - hotel mulai kelas melati hingga hotel berbintang dua. Untuk sobat pecinta kuliner unik, di obyek wisata tersebut banyak menyediakan sate kelinci yang harganya cukup murah sekitar Rp 7.000/ porsi.
Bila berangkat dari Surabaya, obyek wisata ini bisa ditempuh dalam waktu 4 jam perjalanan. Di sepanjang jalan menuju lokasi telaga sobat akan disuguhkan pemandangan berbagai macam jenis sayur dengan beraneka warna yang ditanam di kebun yang berada di sebelah kanan kiri jalan, seperti selada, brokoli, kubis dll.
Bila sobat berkunjung kesana sempatkan pula untuk mampir di air terjun Grojogan Sewu.Air terjun ini merupakan tempat wajib dikunjungi bila sobat sedang berlibur di telaga Sarangan.Menurut kabar burung ada mitos di telaga tersebut bahwa kalo membawa pacar/kekasih kesana, maka hubungannya gak akan lama dan akan putus, ya percaya gak percaya.Di telaga Sarangan juga ada acara tahunan seperti Labuh Sesaji pada Jumat Pon bulan Ruwah, Ledug Suro 1 Muharram dan pesta kembang api pada malam pergantian tahun.
Selamat berlibur...

Bendungan Wonorejo, Tulungagung Jawa Timur




Bendungan Wonorejo
Waduk atau Bendungan Wonorejo terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Bendungan ini memiliki luas 3,85 juta meter persegi dan merupakan salah satu bendungan terbesar se-Asia Tenggara. 
Bendungan yang diresmikan pada 21 Juni 2001 ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dari dalam maupun luar kota Tulungagung. Bahkan data jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan tren positif setiap bulannya, yaitu pada kisaran ratusan pengunjung perbulan. Jika dikalkulasi, dalam satu tahun setidaknya tercatat ada 3.000 pengunjung yang ingin menikmati keindahan bendungan ini.
Namun, asumsi jumlah kunjungan wisatawan itu bisa lebih banyak lagi bila pihak pengelola wisata bendungan dan pemkab menggelar pesta rakyat, seperti pentas dangdut dan beberapa pertunjukan kesenian tradisional setempat. Jumlah kunjungan pun bisa menembus 15.000 orang pertahun.
Sepanjang Jalan
Kedatangan para wisatawan itu bukannya tanpa alasan. Sebelumnya Dinas Pariwisata, Seni dan Kebudayaan Kabupaten Tulungagung telah getol memoles dan mempromosikan keberadaan potensi wisata Bendungan Wonorejo.
Bendungan Wonorejo
Di bendungan ini sudah dilengkapi sarana penunjang bagi wisatawan, seperti penginapan, restoran, jogging track, taman rekreasi keluarga, dan kenyamanan jalur transportasi menuju lokasi yang sangat layak untuk dilalui berbagai jenis kendaraan. Setelah dibuka untuk umum sebagai kawasan wisata, setiap pengunjung yang masuk ke kawasan  waduk harus membayar Rp 2.000/orang. Selepas melewati pintu masuk, pengunjung tinggal menempuh perjalanan sekitar satu kilometer untuk mencapai lokasi bendungan.
Panorama Bendungan
Selain wisata, keberadaan bendungan berkapasitas tampung 122 juta meter kubik ini juga memiliki sejumlah fungsi penting. Fungsi itu antara lain, menyediakan air baku untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surabaya sebanyak 8 meter kubik perdetik, mengusahakan pembangkit tenaga listrik 6,02 megawatt, mengendalikan banjir bagi daerah Tulungagung seluas 1.479 hektar, dan mendukung irigasi pertanian untuk sawah penduduk setempat seluas 1.200 hektar dan juga sebagai budidaya perikanan.
Karena perannya tersebut, bendungan ini pun memiliki banyak kelebihan. Yaitu pada elelvasi titik puncak setinggi 188 meter, tinggi bendungan 100 meter, panjang bendungan 545 meter dan volume timbunan 6,05 juta meter kubik. Jadi tidak ada salahnya bila sobat mengunjungi Bendungan Wonorejo ini dengan suasana pegunungan yang sejuk.

Obyek Wisata Pantai Senggigi, Lombok

Pantai Senggigi di Lombok adalah obyek wisata pantai yang layak menjadi agenda wajib bila sobat sedang berlibur. Pantai ini tak kalah indahnya dibandingkan dengan pantai - pantai di pulau Bali, karena memang pulau Lombok bersebelahan dengan pulau Bali. Pantai Senggigi terkenal dengan pasir putihnya dan kejernihan air lautnya sehingga tak heran bila banyak turis mancanegara yang berkunjung kesana. Dan pantai ini sendiri merupakan pusat pariwisata di lombok, Nusa Tenggara Barat, sehingga banyak sekali fasilitas yang akan kita temui disana tanpa mengurangi keasrian dan keindahan alamnya.
Untuk menuju ke obyek wisata pantai tersebut tidaklah sulit. Bila sobat naik pesawat, tiba di bandara Selaparang Mataram sobat bisa meluncur ke arah barat jaraknya sekitar 8 km dari bandara, setelah kurang lebih 15 menit perjalanan yang berkelok - kelok dengan hembusan angin laut yang lembut sobat sudah sampai disana. Tapi ditengah perjalanan jangan lewatkan sebuah pura yang menjorok ke laut yaitu pura Batu Bolong untuk sobat berfoto - foto ria.
Sesampainya disana sobat akan disuguhkan sebuah pemandangan alam yang begitu mempesona. Pasir putihnya yang bersih dan air laut yang jernih membuat hati kita untuk secepatnya menceburkan diri ke laut. Turis - turis berjejer sedang berjemur di pantai, tak sedikit yang berenang disana membuat sobat melupakan urusan kerja di kantor.
Di pantai ini juga menawarkan beberapa jenis wisata air seperti snorkeling, diving, dan sebagainya. Harga - harga yang ditawarkan cukup lumayan. Dan yang tak boleh sobat tinggalkan adalah melihat matahari terbenam atau sunset di pulau Senggigi ini, begitu menakjubkan. Setelah matahari meninggalkan siang dan berganti dengan malam, kehidupan di pantai ini belum berakhir, alunan musik dan suara bass serta sorak - sorai pengunjung kafe memeriahkan kehidupan malam di pantai ini.


Jadi bila sobat menginginkan liburan yang asyik dan mententramkan jiwa, tak ada salahnya mencoba berwisata di pantai Senggigi ini.

Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok

Pintu Masuk
Taman Nasional Gunung Rinjani merupakan ekosistem yang berjenis hutan hujan pegunungan dan savana yang terletak di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Taman nasional ini ditetapkan oleh Menteri Kehutanan pada tahun 1997 dengan luas sekitar 41.330 hektar. Taman Nasional ini merupakan daerah yang bergunung - gunung dengan ketinggian antara 550-3000 meter dpl dengan puncak tertinggi terdapat di gunung Rinjani yaitu 3.726 meter dpl.
Gunung Rinjani merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia. Di lembah sebelah barat gunung Rinjani terdapat Danau Segara Anak dengan air yang berbau belerang dengan suhu berbeda-beda mulai dingin, hangat sampai panas. Beberapa flora yang bisa kita temui antara lain Bayur, Mahoni, Beringin, Suren, bunga abadi Edelweis dan lain-lain. 

Gunung Rinjani
Di samping flora, di taman nasional ini juga bisa dijumpai beberapa satwa liar seperti Rusa, Kijang, Landak, Lutung, Kakaktua Putih dan burung yang tidak ada di tempat lain yaitu burung penghisap madu. Di tempat ini terdapat beberapa tempat rekreasi yang bisa sobat kunjungi seperti pemandian air panas, air terjun, perkemahan dan lain-lain. Untuk mendaki atau masuk di taman nasional ini sobat diharuskan melapor ke petugas terlebih dahulu.
Air Terjun di Gunung Rinjani
Untuk menuju ke taman nasional ini terdapat beberapa rute yang bisa sobat tempuh antara lain rute Senaru dan rute Sembalun. Perkiraan waktu dari bandara atau senggigi ke Senaru kurang lebih 3-4 jam dengan kendaraan umum, bila sobat menggunakan mobil pribadi cuma 2 jam. Sedangkan ke Sembalun 4-5 jam dengan kendaraan umum dan 3 jam dengan kendaraan pribadi.
Selama dalam perjalanan sobat akan disuguhi dengan pengalaman yang menakjubkan, tantangannya, keindahannya, dan misteri dibalik legendanya merupakan yang takkan terlupakan. beberapa tempat yang bisa dijumpai selama dalam perjalanan adalah Bunut Ngengkang, Montong Satas, Sanggah Basong, Danau Segara Anak

Indahnya Pantai Gili Trawangan, Lombok

Pantai Gili Trawangan
Pantai Gili Trawangan terletak di sebuah pulau dengan nama yang sama yaitu Pulau Gili Trawangan. Pulau ini adalah salah satu dari 3 pulau kecil atau gili yang berada di sebelah barat laut Lombok, Nusa Tenggara Barat selain Gili Meno dan Gili Air. Gili Trawangan ini memiliki panjang 3 kilometer dan lebar 2 kilometer. Pulau ini mempunyai populasi sebanyak 800 ribu jiwa dan mempunyai fasilitas wisata terlengkap dibandingkan dengan 2 pulau lainnya diatas.
Tidak seperti di Bali, di Gili Trawangan dan 2 gili lainnya sobat tidak akan menemui kendaraan bermotor, karena disana memang tidak diizinkan oleh aturan lokal daerah tersebut. Disana cuma tersedia sepeda angin yang disewakan oleh penduduk setempat untuk para wisatawan dan Cidomo yaitu sejenis kereta kuda pada umumnya yang bisa sobat naiki dengan membayar Rp 125.000 untuk 3 orang. Untuk bepergian dari dan ke Gili satu ke Gili lainnya,para wisatawan atau penduduk lokal menggunakan kapal motor atau speedboat.
Cidomo
Di Gili Trawangan memang menyajikan sesuatu yang lebih dibanding dengan 2 Gili yang lain. Aktivitas yang paling banyak dilakukan oleh para wisatawan di Gili Trawangan adalah Scuba Diving, Snorkeling, bermain kayak dan berselancar. Tersedia juga beberapa tempat untuk berlatih berkuda bagi wisatawan. Bagi sobat yang hobi wisata bawah laut, pantai Gili Trawangan merupakan tempat yang pas untuk sobat. Karena air lautnya yang begitu jernih sobat bisa dengan leluasa melihat keindahan terumbu karang dan biota lautnya bahkan dengan mata telanjang (tidak memakai kacamata renang).
Gili Trawangan yang memiliki luas 340 hektar ini eksotisme alam yang begitu lengkap, mulai dari pantainya yang berpasir putih bersih, deretan pohon cemara, akasia, kelapa dan rumah - rumah jerami bentuk adat sasak yang sengaja di peruntukkan sebagai hotel - hotel di sepanjang pantai seakan menambah indah panorama yang ada. Ada juga jajaran tempat duduk berbentuk bale - bale untuk wisatawan berjemur hingga membuat kita enggan untuk meninggalkan pantai ini.

Air Laut yang Jernih
Untuk menuju Gili Trawangan sobat dari kota Mataram bisa naik taksi melalui sepanjang jalan pantai Senggigi dengan ongkos sekitar Rp 100.000 dilanjutkan dengan menyeberang ke Gili Trawangan melalui Pelabuhan Bangsal di kabupaten Lombok Utara dengan harga tiket penyeberangan sebesar Rp 20.000 dengan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan.
Untuk akomodasi atau penginapan sobat tidak usah kuatir karena disana banyak sekali berdiri hotel, naik kelas melati maupun berbintang dan juga terdapat villa serta bungalow, ya tinggal memilih mana yang sesuai dengan kantong kita. Bagi sobat yang hobi kuliner, di Gili Trawangan juga banyak restoran dan rumah makan yang menyajikan berbagai menu, baik khas Lombok maupun menu internasional. Selamat berlibur.

2 Sep 2012

WISATA PANTAI TANJUNG AAN LOMBOK

Tanjung Aan.

Tanjung aan adalah sebuah pantai yang terletak di sebelah selatan pulau Lombok, letaknya tidak jauh dari pantai Kuta Lombok atau tepatnya bersebelahan. Berbeda dengan senggigi atau Kuta yang sudah dilengkapi oleh hotel berbintang 5, tanjung Aan merupakan pantai yang sepi dan tidak memiliki fasilitas apa-apa. Walau demikian pantai ini sangat digemari oleh wisatawan terutama wisatawan asing yang memang mencari suasana alami dan jauh dari keramaian seperti ini.

Pantai tanjung aan lombok
Pantai Tanjung Aan Lombok.

Aktifitas yang biasa dilakukan oleh wisatawan selain bermain di pantai menikmati jernihnya air, pasir putih dan pemandangan indah dengan bukit-bukit di sepanjang pantai, wisatawan asing biasanya melakukan aktifitas surfing atau sekedar berjemur. Panti tanjung Aan bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1,5 Jam dari Mataram dengan menggunakan kendaraan roda empa atau roda dua. Apabila anda menginap di daerah Senggigi, bisa menyewa sepeda motor atau menyewa mobil.

Banyak terdapat penyewaan sepeda motor dan mobil di daerah Senggigi, pastikan anda mendapatkan harga yang baik & tidak terlalu mahal. Apabila anda ingin menggunakan taxi, tariff argo dari senggigi menuju Kuta, Tanjung Aan dan kembali ke senggigi sekitar Rp. 400.000. silahkan bandingkan sendiri mana yang paling efektif dan efisien.

PURA BATU BOLONG, SENGGIGI, LOMBOK.

Pura Batu Bolong.

Pura batu bolong merupakan sebuah pura kecil yang terdapat di daerah Senggigi, Lombok. Apabila anda melakukan perjalanan darat dari Mataram menuju pelabuhan Bangsal (tempat penyebrangan reguler ke Gili Trawangan) melalui jalur pantai, anda akan melewati pura ini. Pengunjung diperbolehkan masuk dengan membayar Rp.10.000.

Pura Batu Bolong
Batu yang berlubang di tengahnya.

Seperti halnya pura-pura yang yang ada di pulau Bali, pura ini juga mengharuskan pengunjung untuk menggunakan kain berwarna kuning di pinggang selama berada di dalam area pura, juga menjaga kesopanan karena sejatinya pura merupakan tempat ibadah keagamaan. Selain itu terdapat peraturan bahwa wanita yang sedang berhalangan dilarang memasuki area pura.

Pura Batu Bolong
Peringatan di depan pura diantaranya harus menggunakan selendang, wanita yang sedang berhalangan dilarang masuk.

Nama Pura Batu Bolong itu sendiri sesuai dengan sebuh batu besar dengan lubang di tengahnya yang terdapat di pura tersebut. Salah satu pura yang terdapat di dalam area Pura Batu Bolong bernama pura Ratu Gede Mas Mecaling, letaknya di depan, dekat dengan pintu masuk pura.

Pura Ratu Gede Mas Mecaling
Pura Ratu Gede Mas Mecaling.
Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong.
Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong.

Apabila anda dalam perjalanan dan melewati tempat ini, sempatkanlah untuk berhenti sejenak untuk melihat-lihat dan mungkin mengambil beberapa foto. Tetapi apabila anda berada di bagian pulau Lombok lain di luar area Senggigi, tidak perlu memaksakan diri untuk menuju Pura Batu Bolong karena tidak banyak yang bisa dinikmati di pura Ini.

Pura Batu Bolong
Nelayan tradisional sedang memancing di sekitar pura Batu Bolong.

Dari pura juga kita bisa melihat pemandangan pantai senggigi yang idah, di waktu-waktu tertentu kita bisa melihat pemancing-pemancing tradisional yang sedang mencari ikan dengan cara menceburkan diri ke dalam laut.

WISATA GILI TRAWANGAN

Gili Trawangan

Untuk menuju Gili Trawangan dari pulau Lombok dapat ditempuh dengan berbagai cara, yag paling umum ialah menggunakan perahu penyebrangan dari pelabuhan Bangsal. Untuk mencapai pelabuhan itu sendiri dapat ditempuh menggunakan taxi dengan ongkos sekitar 100.000 dari bandara Selaparang, Lombok. Tetapi berhati-hatilah dengan tawaran taxi yang ada di pintu keluar bandara. Berjalanlah sedikit sampai jalan raya di luar bandara lalu ambil taxi BlueBird.

Biasanya supir akan memberikan dua pilihan jalur menuju pelabuhan Bangsal, yaitu melalui jaur tangah dan jalur pantai . Yang dimaksud dengan jaur pantai ialah jalan yang dilalui melewati pinggiran pantai sebelah barat Lombok antara lain Senggigi, Pura Batu Bolong dan beberapa view point dengan pemandangan pantai yang indah, saran saya anda memilih rute ini, jalannyapun relatif lebih baik & mulus, tetapi apabila anda memilih jalur tengah anda akan melewati monkey forest atau yang dikenal dengan nama Baun Pusuk.
Sesampainya di pelabuhan, taxi tidak bisa masuk ke bibir pantai tempat pembelian tiket penyebrangan, melainkan harus berhenti di semacam terminal kecil yang disebut stasiun olen masyarakat setempat, dari sini banyak cidomo yang dapat membawa anda ke bibir pantai / pos tiket pelabuhan dengan tarif per orang sekitar Rp. 10.000, tapi sejatinya jarak antar terminal dengan bibir pantai tidak terlalu jauh, kurang lebih 200 meter, mungkin anda bisa mencoba berjalan kaki sambil menikmati suasana, tetapi apabila anda termasuk orang yang tidak menyukai berjalan kaki, atau anda membawa terlalu banyak barang sebaiknya menggunakan kereta kuda / cidomo.


                       Tempat penjualan tiket penyebrangan di pelabuhan Bangsal, Lombok.Sesampainya di pelabuhan, terdapat bangunankecil dari kayu tempat penjualan tiket penyebrangan dengan rute Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Pelabuhan ini sedikit unik karena penumpang baru bisa menaiki perahu apabila pembeli tiket sudah berjumlah 20 orang, jadi jangan kaget apabila kita harus menunggu beberapa menit bahkan beberapa puluh menit. Petugas akan memberitahu melalui pengeras suara berapa orang lagi yang masih diperlukan untuk perahu bisa berjalan. Ini adalah penyebrangan regular yang digunakan oleh masyarakat setempat selain wisatawan, jadi di dalam perahu sering kali terdapat banyak barang bahkan binatang seperti ayam dalam keadan hidup. Harga tiketnya ialah Rp.10.000 dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Alternatif lainnya ialah dengan menggunakan speed boat carteran dengan biaya sekitar Rp. 250.000. s/d Rp. 700.000.


pelabuhan di gili trawangan

Pelabuhan kapal penyebrangan di Gili Trawangan
Jeti, pintu masuk Gili Trawangan.
Gili Trawangan merupakan sebuah pulau kecil yang eksotis, di sekitarnya masih terdapat 2 buah gili / pulau kecil lain, yaitu Gili Meno dan Gili Air. Gili Trawangan dapat dikelilingi dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda sewaan dengan waktu sekitar 1 jam. Di beberapa tempat jalan yang dilalui merupakan pasir halus sehingga sepeda akan sulit dikendarai atau harus didorong, di beberapa tempat lainnya kita harus berjalan tepat di bibir pantai karena terjadi abrasi. Tariff Sewa sepeda di gili trawangan ialah Rp. 15.000 rupiah / jam, atau apabila anda menyewanya sehari penuh harganya menjadi lebih murah yaitu Rp. 50.000.

cidomo, alat transportasi di gili trawangan
Cidomo, alat transportasi di Gili Trawangan selain sepeda.
                                               Tidak ada kendaraan bermotor di pulau ini.
jalan utama di gili trawangan
Jalan utama di Gili Trawangan.
Jangan membayangkan jalan besar beraspal, jalan di sini masih terbuat dari tanah / pasir.

Banyak sekali turis asing di Gili Trawangan, bahkan sepertinya mayoritas penghuni pulau ini adalah turis asing. Gili trawangan sudah dilengkapi oleh hotel-hotel yang cukup lengkap dan berfariasi disesuaikan dengan budget anda, dengan restaurant-restaurant yang berjejer di sepanjang pantai. Untuk para turis lokal dengan budget terbatas, terdapat rumah makan dengan masakan Indonesia di depan Jeti / pelabuhan, tempat ini bernama pasar seni atau penduduk lokal sering juga menyebutnya sebagai central Gili Trawangan. Di siang hari menu andalannya ialah nasi campur dengan harga sekitar Rp.10.000, cukup murah bukan? sedangkan di malam hari terdapat pilihan seafood, ayam bakar dan lainnya dengan harga yang relatif terjangkau.

pasar seni gili trawangan
Suasana Pasar Seni di malam hari, tempat makanan lokal dan murah.

Tidak banyak yang bisa dilakukan di pulau ini, aktifitas yang lazim ialah olahraga air seperti menyelam, snorkeling, mengelilingi pulau dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki, atau sekedar bersantai sambil menikmati pemandangan pantai. Di sore hari banyak orang berkerumun di sebelah barat pulau untuk melihat matahari terbenam, tempat ini diberi nama sunset view.

sunrise gili trawangan

Untuk urusan hotel, selain cottage dengan harga jutaan rupiah, terdapat juga losmen-losmen dengan harga terjangkau dengan harga sekitar Rp. 150.000 / malam sudah termasuk sewa sepeda gratis.